Aku bosan.
Bosan menerima muka kasihan karena menahan lapar melayani target penerimaan.
Bosan tergesa mengejar pukul setengah delapan
bosan menantikan tanggal gajian yang padanya pasti ada sedikit potongan.
Bosan bertanya dalam hati kemana semangat kerja sampai larut malam kemarin dilupakan.
Bosan memupus jauh-jauh mimpi untuk bisa mempunyai tempat tinggal permanen yang berdekatan.
Bosan menikam perasaan ketika tiba-tiba kenangan atas sebuah keputusan menyeriak.
Aku bosan.
Bosan pulang ke tempat yang bagi orang lain tak pantas kusebut rumah jika hanya untuk beristirahat.
Bosan bercerita kepada sahabat yang harus terpisah sekat.
Bosan mengatakan sedikit impian kepada Tuhan tanpa kejelasan kapan mengabulkan.
Bosan menghadapi beberapa perilaku kawan yang kudengar tak percaya dengan Tuhan
bosan mengernyitkan dahi ketika melihat begitu mudahnya nafsu membutakan
Bosan membunuh heran darimana asal isi kantung mereka yang mengisi pusat perbelanjaan
bosan mencari teman ketika mereka yang mengundang kuhiraukan
bosan menjaga perasaan mereka yang tidak pernah mengerti.
Bosan mencari pelajaran atas doa yang tidak didengar lagi.
Aku pun bosan
mempertanyakan bagaimana mereka bisa bersanggama tanpa melibatkan perasaan.
Melihat bagaimana mereka hanya mengulang semua pertanyaan
merasa kasihan ketika yang satu harus merasa dilupakan
ikut bersorak ketika kesepian dirobek ajakan kencan.
Menepuk pundak ketika berada disamping yang menundukkan semangat.
Aku selalu bosan
akan sebuah pertanyaan
yang pada jawabannya hanya terdapat kalimat tanya.
Aku pasti bosan
memandang langit sembari mengucap kagum pada sebuah tulisan
Monday, January 13, 2014
Thursday, July 4, 2013
Catatan Kecil dari Luar Angkasa
Pada suatu malam yang sangat biasa saja. Di tengah usahanya melahirkan ngantuk, tersebutlah seorang pemuda lugu yang terbiasa menghayal menjelajahi angkasa raya. Pemuda yang tiba-tiba saja merasa ingin mengintip gugusan galaksi favorit nya yang dari bentuknya ternyata mengingatkannya pada bekas luka kecil di paha mantan pacarnya. Ditengah malam yang sepi itu dia meraih sesuatu.
Wednesday, July 3, 2013
Berkeluh Resahlah Selagi Gelisah
Mendengar
:: Menutup mata atas yg tidak akan dikenang lagi.
:: Menahan kata yang sesungguhnya tidak berarti.
:: Menyungging senyum untuk yang sedang menumpahkan anxiety.
:: Mengangguk menyetujui dengan pertimbangan belakangan.
:: Melupakan niat untuk melihat piranti.
:: Memberi patahan kalimat untuk menyetujui.
:: Mengingatkan bahwa imajinasi memanglah berbeda daripada reality.
Tuesday, July 2, 2013
Melankolia Juni (Krakatau Trip)
Sepertinya Juni adalah bulan dimana semua orang berubah menjadi sentimentil. Memang cuma pendapat pribadi dan mungkin tidak semua orang. Tetapi, minimal semua orang yang pernah mendengar romantisme Tuan Sapardi dalam puisinya yang tersohor itu sepertinya pernah menghabiskan suatu hari di bulan Juni yang hujan
Sunday, March 31, 2013
Wednesday, February 6, 2013
Toko Buku Pertama
Saya tak pernah mengingat dengan pasti sejak umur berapakah saya dikenalkan dengan yang namanya toko buku. Seingat saya pada jaman dahulu kala ketika imajinasi masih setara dengan memilih antara saos cabe dan saos tomat. Saya adalah seorang anak satu-satunya di keluarga. Mempunyai seorang adik kecil yang berjarak umur 10 tahun membuat saya menikmati menyandang gelar "semata wayang" selama 10 tahun.
Dan dalam waktu 10 tahun itulah saya rasa yang turut membentuk rancangan konstruksi bangunan pola pikir saya yang terlihat berbelit ala birokrat.
Dopamine Untuk Pikiran
Relax for a while. Don't think about anything. Breath easy. Take a deep breath. Unfocus your eyes. Be conscious.
Sunday, February 3, 2013
youtube chanel playlist
everyone, heres my inspiring youtube video playlist called inspiring channel playlist or whatever.
#7HariMenulis
#7HariMenulis
Saturday, February 2, 2013
Anda Puas? Kami Punah.
Apa kabar dengan pikiran? Masih kesulitan kah membedakan antara logika dengan perasaan?
Jangan khawatir kawan.
Jangan khawatir kawan.
Tuesday, January 29, 2013
Apa Yang Saya Pikirkan Ketika Tidak Memikirkan Sesuatu.
Kalimat pembuka tulisan bukanlah hal yang harus kau pikirkan. Dalam tulisan kali ini tidak ada gelisah yang kusampaikan. Hanya ada pengalaman, tentang bagaimana mengatur cara berpikirmu.
Cara berpikir menentukan pribadi mu. Aku percaya betul kalimat tersebut. Bahkan ada juga manusia yang dengan sangat percaya diri mengatakan bahwa penyakit pun sebenarnya berasal dari pikiran. Sungguh mengagumkan sekali bukan teori yang tercipta saat bersentuhan dengan ranah paling tidak berbentuk dalam kehidupan itu; "berpikir"
Cara berpikir menentukan pribadi mu. Aku percaya betul kalimat tersebut. Bahkan ada juga manusia yang dengan sangat percaya diri mengatakan bahwa penyakit pun sebenarnya berasal dari pikiran. Sungguh mengagumkan sekali bukan teori yang tercipta saat bersentuhan dengan ranah paling tidak berbentuk dalam kehidupan itu; "berpikir"
Thursday, January 24, 2013
"belajar"
belajar.
tujuh huruf, satu kata, beribu arti.
Bagi kau yang masih terikat usia akademik maka artiya akan menjadi sebuah kegiatan membosankan yang diselingi beberapa kali jam istirahat untuk makan gorengan atau minum teh botol di kantin. Bagi kau yang sedang mencari
tujuh huruf, satu kata, beribu arti.
Bagi kau yang masih terikat usia akademik maka artiya akan menjadi sebuah kegiatan membosankan yang diselingi beberapa kali jam istirahat untuk makan gorengan atau minum teh botol di kantin. Bagi kau yang sedang mencari
Thursday, January 10, 2013
hello 2013
Welcome to the rethinking-again-all-of-your-current-goals phase. This is new. And i am not feeling so comfortable about it. It gives me bumps all over my skin, but in the other way i feel exited about it. The feeling is the same with the courage to listen of deep house all over again. There are so many sentences i've read that life has to move forward and let go. Yeah rite, it's easy to write.
In this current phase people doesnt come and go. It is me that come and go. I love the feeling that making someone feel curious obout me. Say hi, tell a nice story, getting closer, and stop. Let the judgement begin. Not being disappear but just watch and learn from faraway.
Tuesday, January 8, 2013
Borneo Trip (2011)
Ada kalanya sebuah pengalaman tidak untuk dinikmati sendiri saja. Sebuah agama samawi mengajarkan untuk berbagi terhadap hal-hal atau pengalaman-pengalaman yang baik. Dan perjalanan pertama kali saya menginjakkan kaki ke tanah borneo bertahun lalu saya rasa terlalu bagus untuk saya simpan sendiri.
Friday, January 4, 2013
Playlist Saat Hujan Versi Pribadi
Musim hujan mungkin saja akan berakhir setelah tahun baru. Sementara hujan mungkin selama ini telah menjadi inspirasi oleh penulis-penulis puitis yang lantas mengetik kata-kata yang dramatis itu di linimasa. Sayang sekali hujan bukan penanda suasana hati. Hujan bisa saja berhenti, tapi pedih takkan hilang menjelang pagi.
Sunday, December 30, 2012
10 favourite songs of 2012.
Hal paling mudah untuk mengatur emosi dan suasana hati menurut saya adalah dengan cara mendengarkan musik. Dengarkanlah musik cengeng irama melayu dengan lirik-lirik mudah yang tak perlu berfikir; maka bisa dipastikan bikin kita jadi gampang berhayal dan murahan, imajinasi menjadi terbatas dengan lirik yang terlalu mudah dicari artinya itu. Tapi coba kau dengar musik-musik orchestra yang pintar serta misterius itu. Samudra seluas Bimasakti pun bisa rasanya untuk kau selami dan teliti.
Saturday, December 22, 2012
My mother, my life.
"hei anak muda, sesungguhnya akan tiba waktunya nanti kita dipaksa berpisah dengan kenyamanan dan kasih sayang seorang ibu yang bisa kita dapatkan setiap saat. Dan hari itu adalah bagian dari proses kehidupan. Begitu juga dengan hari disaat kau merasa rindu yang sangat aduhai terhadap sambal bikinan mamak-mu itu. Sudah kaupikir? cukupkah cuma segitu? tidak, sama sekali tidak cukup kubilang. Setelah rasa rindu terhadap masakannya tersebut kau hadapi maka akan tiba lah saat nya untuk kau menghadapi jutaan badai emosional ketika kau melihat sepasang ibu dan anak di suatu tempat begitu hangatnya, sementara kau memandang adegan yang begitu syahdu itu dengan merindukan suara mamakmu. Alamaaak bisa mati kau menahan air matamu supaya tak tumpah. sudahla yaa.. sudah capek tanganku mengetik kata hari ini. belom kujemur rupanya kolor si butet."
katanya sambil tak menghiraukan hubungan percakapan biasa antara saya si pembeli sebungkus kretek dan dia si penunggu warung rokok pinggir komplek.Dan uang kembalian belum juga saya terima.
Friday, December 14, 2012
selamat pagi siapa? -jhony nemo
Jhony nemo penemu hukum kekekalan hati.
perjuangannya seperti syahrir yang diam dan menghujam.
tokoh-tokoh pemuda memanggil namanya dalam hati.
"jhony nemo tak pernah mati"
"jhony nemo tak pernah mati.."
tak kelana lagi lah hati dan pikirannya.
sungguh amat merana ibu bapaknya.
seorang pemuda terpaksa melepas mimpi karena air mata.
Jhony nemo bukan makhluk peragu.
selalu ditantangnya perkara dengan perkara baru.
"sampai kapan kau bertanya terus, bajingan?"
tanya seorang ulama kepadanya.
tak tahu dia jhony nemo bukanlah penjawab pertanyaan.
lagipula
siapalah yang bisa mengerti benar isi kepala?
perjuangannya seperti syahrir yang diam dan menghujam.
tokoh-tokoh pemuda memanggil namanya dalam hati.
"jhony nemo tak pernah mati"
"jhony nemo tak pernah mati.."
tak kelana lagi lah hati dan pikirannya.
sungguh amat merana ibu bapaknya.
seorang pemuda terpaksa melepas mimpi karena air mata.
Jhony nemo bukan makhluk peragu.
selalu ditantangnya perkara dengan perkara baru.
"sampai kapan kau bertanya terus, bajingan?"
tanya seorang ulama kepadanya.
tak tahu dia jhony nemo bukanlah penjawab pertanyaan.
lagipula
siapalah yang bisa mengerti benar isi kepala?
the man who have nothing.
Sebentar lagi telephone seluler terbaru keluaran appl* dirilis penjualannya di Jakarta. Dan menurut seorang teman saya yang cukup up-to-date memperhatikan gejala sosial di media; banyak orang yang mengantri demi mendapatkan perangkat seluler yang harganya ngabisin gaji 2 bulan saya tanpa potongan absen itu. Bisa jadi teman saya tersebut mungkin cuma mensyukuri hidupnya yang tidak ikut-ikut an ngantri. Karena menurut saya untuk mendapatkan produk itu dan harus ngantri adalah hal yang sia-sia. Bukannya manusia butuh waktu untuk istirahat dan berimajinasi?
kenapa sia-sia?
kenapa sia-sia?
Thursday, December 13, 2012
sebutir debu angkasa
Ada sebuah mimpi baru yang harus terwujud. Atau minimal dijalankan dengan tanggungjawab. Ada sebuah cita-cita yang lahir karena muak dengan asumsi dan persepsi negatif masyarakat tentang kesan kepada seorang birokrat pelayan masyarakat.
Seharusnya birokrat tidak memberi kesan bahwa dia tidak berwawasan luas.
Seharusnya birokrat negara ini tetap menghidupkan keinginannya untuk menulis sejarah.
Seharusnya birokrat tdak lagi teranggap malas dan tidak punya imajinasi.
Seharusnya birokrat lebih sering membaca dan menulis meluaskan pikiran.
dan ternyata.
Ada beberapa orang birokrat juga yang mempunyai niat yang sama. Ini terbukti bahwa mereka tetap menulis dan membaca setiap saat. Mereka tetap meluaskan pikiran mereka supaya tidak hidup di dalam kotak-kotak persepsi yang dibentuk oleh media.
Malah kalau perlu kita bikin bentuk media baru untuk melawan persepsi dan asumsi oleh media mainstream.
Manusia, untuk memajukan tingkat kehidupannya, meluaskan cara berfikirnya., hanya boleh dengan cara menulis dan membaca sebanyak mungkin. Bukan hanya uang yang tidak kita bawa mati. tapi begitujuga dengan tulisan dan pemikiran. Mereka abadi.
Banyak sekali contoh yang memberi pelajaran bahwa hidup bukannya lebih baik dengan menambah barang berharga. Merasa takut kehilangan malah membikin manusia jadi tambah sombong dan lupa.
Seharusnya birokrat tidak memberi kesan bahwa dia tidak berwawasan luas.
Seharusnya birokrat negara ini tetap menghidupkan keinginannya untuk menulis sejarah.
Seharusnya birokrat tdak lagi teranggap malas dan tidak punya imajinasi.
Seharusnya birokrat lebih sering membaca dan menulis meluaskan pikiran.
dan ternyata.
Ada beberapa orang birokrat juga yang mempunyai niat yang sama. Ini terbukti bahwa mereka tetap menulis dan membaca setiap saat. Mereka tetap meluaskan pikiran mereka supaya tidak hidup di dalam kotak-kotak persepsi yang dibentuk oleh media.
Malah kalau perlu kita bikin bentuk media baru untuk melawan persepsi dan asumsi oleh media mainstream.
Manusia, untuk memajukan tingkat kehidupannya, meluaskan cara berfikirnya., hanya boleh dengan cara menulis dan membaca sebanyak mungkin. Bukan hanya uang yang tidak kita bawa mati. tapi begitujuga dengan tulisan dan pemikiran. Mereka abadi.
Banyak sekali contoh yang memberi pelajaran bahwa hidup bukannya lebih baik dengan menambah barang berharga. Merasa takut kehilangan malah membikin manusia jadi tambah sombong dan lupa.
Monday, December 10, 2012
kepada yang drama.
"mak, kudengar suara abang tukang sate padang di luar pagar. Perutku lapar lagi mak. nanti kutelfon lagi ya mak.."
"oh ya sudah makanlah dulu.." kata emakku mengiyakan teriakan ego perutku yang terpengaruh suasana sehabis hujan yang dingin malam itu.
"nanti kutelfon lagi ya, mak.. Wassalamualaikum"
"Waalaikumsalam" kututup telfon. Sedikit berlari supaya abang tukang sate padang itu masih mendengar panggilan perutku. Kujumpai ternyata dia sudah berada di ujung jalan keluar perumahan tempatku tinggal ini. Kuhampiri si abang dengan senyum dan rasa lega.
"bungkus satu porsi bang. gak pake mimpi." ucapku sedikit bercanda.
"jangan terlalu larut dalam drama sosial media dik. Kau lebih lapar dari cuma 140 karakter."
"mana yang lebih membuat perut kenyang antara sebungkus snack pedas 140 butir atau sebungkus penuh sate padang bikinan abang?" lanjutnya lagi.
aku terkejut! aku tak menduga abang tukang sate padang itu mengerti jalan pikiranku saat mengucap canda tak bermakna apa2 itu. Darimana dia bisa tau tentang sosial media? apakah seorang abang-abang penjual sate padang berkaos kerah warna hitam itu sebenarnya seorang pemilik akun anonim yang cukup berkicau itu? ---
"oh ya sudah makanlah dulu.." kata emakku mengiyakan teriakan ego perutku yang terpengaruh suasana sehabis hujan yang dingin malam itu.
"nanti kutelfon lagi ya, mak.. Wassalamualaikum"
"Waalaikumsalam" kututup telfon. Sedikit berlari supaya abang tukang sate padang itu masih mendengar panggilan perutku. Kujumpai ternyata dia sudah berada di ujung jalan keluar perumahan tempatku tinggal ini. Kuhampiri si abang dengan senyum dan rasa lega.
"bungkus satu porsi bang. gak pake mimpi." ucapku sedikit bercanda.
"jangan terlalu larut dalam drama sosial media dik. Kau lebih lapar dari cuma 140 karakter."
"mana yang lebih membuat perut kenyang antara sebungkus snack pedas 140 butir atau sebungkus penuh sate padang bikinan abang?" lanjutnya lagi.
aku terkejut! aku tak menduga abang tukang sate padang itu mengerti jalan pikiranku saat mengucap canda tak bermakna apa2 itu. Darimana dia bisa tau tentang sosial media? apakah seorang abang-abang penjual sate padang berkaos kerah warna hitam itu sebenarnya seorang pemilik akun anonim yang cukup berkicau itu? ---
Subscribe to:
Posts (Atom)
